Adobe Ilustrator dan Adobe Photoshop vs OpenAi, mana yang lebih unggul?

Andi Jalaludin

Adobe Ilustrator dan Adobe Photoshop vs OpenAi, mana yang lebih unggul?
Dengan perkembangan OpenAi yang sangat cepat semua orang dapat melakukan pekerjaan berhubungan dengan digital secara cepat dan instan, hanya tinggal mengetikan prompt sebagai perintah, kalian sudah bisa mengerjakan apa yang bisa dikerjakan oleh Adobe Photoshop ataupun Adobe Ilustrator yang biasa digunakan oleh seorang Desainer Grafis. Adapun berita atau artikel yang sering muncul bahwa perkembangan OpenAi menjadi ancaman untuk profesi Desainer Grafis. Sebelum dibahas lebih lanjut saya mau disclimer dulu, bahwa artikel ini bersifat opini berdasarkan pengalaman dan pendapat Admin jadi boleh kalian terima atau tidak. Perkembangan OpenAi tidak akan mengancam profesi Desainer Grafis yang menggunakan software profesional seperti Adobe Photoshop  ataupun Adobe Ilustrator, justru mempercepat dan mempermudah, jika kita bisa mengkolaborasikannya. Bagi kalian yang sudah bisa Photoshop atau Adobe Ilustrator bahkan yang sedang belajar software tersebut, jangan pernah merasa sia-sia karena adanya OpenAi. OpenAi adalah fitur bukan pengganti, jadi apa saja yang membuat Adobe Ilustrator dan Adobe Photoshop masih sangat relavan dan tidak tergantikan :

  1. Adobe Photoshop punya fitur Generative Fill yang berfungsi untuk menambah atau menghapus objek dengan perintah teks.
  2. Adobe Ilustrator punya fitur vector terbaik saat ini yang bisa dicustom sepenuhnya oleh user yang tentunya belum bisa dilakukan oleh OpenAi manapun, meskipun ada OpenAi yang bisa convert atau buat vector hasilnya belum rapi terutama pada bagian edging vector dan masih belum layak untuk vector yang punya detail tinggi.
  3. Adobe tidak tinggal diam, mereka mengeluncurkan OpenAi yaitu Adobe Firefly yang sangat canggih namun berbayar dan aman dari pelanggaran hak cipta untuk kebutuhan komersil.
  4. OpenAi bisa saja melakukan manipulasi foto sangat cepat dalam hitungan menit, misalnya Chat Gpt atau Gemini milik Google, bisa melakukan manipulasi dengan cepat, akan tetapi tingkat presisi masih kalah sama Adobe Photoshop kerena OpenAi hanya mengandalkan imajinasi dari prompt yang bersifat menebak.
  5. Belum ada OpenAi yang bisa mengontrol masalah ke tingkat pixel atau titik pada vector.


Kesimpulannya Adobe masih tetap unggul dalam hal custom akan tetapi OpenAi memiliki kecepatan dalam menghasilkan tugas dasar misalnya hapus background atau bisa dijadikan draft awal yang kemudian bisa di edit lagi di Adobe Photoshop ataupun Adobe Ilustrator untuk menghasilkan desain yang maksimal.

Andi Jalaludin
Official Admin Cisareo Design
Komentar